Terselip
Diantara letihnya merajut kembali benang merah ini,
Yang menghubungkan aku
Dan kamu, diujung sana
Apakah tali ini terputus?
Ah
Kusutnya benang terajut
Menyadarkanku, siapakah
Aku, menyambung kembali
Benang merah ini yang konon pernah menghubungkan aku
Dan kamu, apakah masih mau menerima
Sosok ini?
Aku sadar,
Diantara beribu benang lainnya
yang jauh lebih kuat, jauh lebih baik
Dari segala aspek
Apakah daya, aku
Tak punya alasan lagi
Untuk menyambungnya
Kini benang ini terputus, bukan!
Karena salahmu, salahku
Karena bahkan tak mampu, untuk
Sekedar menyadarkanmu, bahwa sulit mengakhiri rangkaian kata
Yang tak kunjung berakhir, serta
Rajutan benang merah, dulu
menghubungkan aku
Dan kamu, apakah masih peduli
Aku?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar